Rabu, 18 Juli 2012

SPECIAL MOMENT OF CIVIL FIESTA, “NATIONAL SEMINAR OF SCIENTIST”

Ihhh woww.. Hari ini tanggal 16 Juli 2012, it was amazing moment :D Yup, aku bersama kedua sahabatku Annisa dan Ira, menghadiri seminar nasional yang berjudul “Peranan Kolaboratif Ilmuwan di Dalam dan Luar Negeri Dalam Pembangunan Bangsa Indonesia”. Kita mengikuti acara tersebut dengan semangat karena topik tersebut membuat kita so curious dengan kisah-kisah sukses pembicara dalam pembangunan bangsa, salah satunya alumni sipil, yaitu mas Achmad Aditya yang sekarang sedang berkiprah hingga kancah internasional.

Annisa, Me, and Ira on National Seminar

 Skype menjadi media penghubung kita secara live dengan pembicara dari Amerika yaitu Bapak Dr. Darmawan Prasodjo sebagai Ekonom Institut Nicholas untuk Solusi Kebijakan Lingkungan, Duke University. Topik yang dibahas oleh Bapak Darmawan mengenai challanges, strategies, and opportunity Indonesia dalam Mengembangkan Pembangunan Bangsa yang Berkelanjutan. Yup, dari situ kita tahu bahwa betapa kayanya sumber daya alam yang dimiliki bangsa Indonesia, akan tetapi diperlukan sistem yang lebih baik dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas produksi, lahan, dan tak luput dari sumber daya manusia. Tapi, jangan salah lhoo,, Orang-orang Indonesia terkenal dengan orang yang pantang menyerah dan memiliki kreativitas yang tinggi ^.^
Pembicara selanjutnya juga tidak kalah menarik, yaitu Bapak Dwi Yuliantoro sebagai project coordinator untuk guru global. Beliau merupakan lulusan dengan beasiswa fullbright dari Michigan Satate University. Mimpi beliau adalah bisa keliling dunia tanpa biaya orang tua. Alhasil, mimpi beliau terwujud dengan mendapatkan beasiswa tersebut dan berkiprah sebagai mentor sebagai guru global. Woww, satu kata untuk Beliau, incredible!!! Beliau juga menjelaskan perlunya pengembangan softskill dalam berperang di kancah international, yaitu dalam hal compenetencies, global citizenship, adaptability, teamwork, intelligence, and Achievement Motivation. One sentence from his presentation that was inspired me is “The point is not that we are always number one, but how we can always do our best” :)
Dalam sesi kedua dilanjutkan dengan pembicara yang luar biasa yaitu Bapak Dr. Mulyoto Pangestu sabagai peraih penghargaan Young Inventor Award. Beliau membahas mengenai keberadaan ilmuan di dunia. Beliau berpesan bahwa kita sepatutnya mencontoh kultur “untuk maju” yang dimiliki oleh orang luar negeri karena tidak ada yang membedakan antara kita dengan orang luar negeri. Tuhan menciptakan otak yang sama antara kita dengan orang luar negeri. That’s why we should give our best for our country. Maka dari itu, peranan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi juga diperlukan dalam pembangunan bangsa, seperti halnya yang dijelaskan oleh Bapak Ir. Achmad Wicaksono M.Eng.Ph.D sebagai Akademisi Universitas Brawijaya.
Materi demi materi yang memotivasiku telah terlewati. Setelah lunch bareng, kita memasuki hall dekanat teknik dengan semangat kembali. Saat itulah presenter mengumumkan bahwa terdapat 5 buku penulis internasional dari gramedia. Dua dari buku tersebut untuk participant yang bisa menjawab pertanyaan dan tiga dari buku tersebut diberikan untuk participant yang dibawah tempat duduknya terdapat pita yang menempel. Seketika aku mengecek kursi yang aku duduki. Dan ternyataaaa... Aku adalah salah satu orang yang menemukan pita tersebut. Bergegaslah diriku untuk maju ke depan. Alhamdulillah, I’m one of the lucky person.. hehehe... Lumayan dapat bacaan yang bermanfaat ^.^

All Books from National Seminar

Next.. Ada talk show kisah sukses dari Mantan Ketua Himpunan Sipil yaitu mas Hussein, Penulis 9 Summers 10 Autumn dan Ibuk yaitu Mas Iwan Setyawan, dan Sekjen Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional 2009-2011 yaitu mas Achmad Aditya.  Sepanjang cerita dari ketiga kakak-kakak itu, aku terpanah, terpaku, tertampar, dan tercambuk dengan kisah sukses yang diurai beliau... hahaha.. *agak lebay.. Tapi emang bener lohh,, mas Iwan bikin aku ketawa dengan canda guraunya dan termotivasi oleh perjalanan hidupnya sebagai anak sopir angkot yang mengharukan dan membanggakan. Mas Hussein dengan kejuaraannya dalam debat-debat bahasa Inggris dan leadership yang amazing. Mas Adit dengan kesuksesannya meraih DIASPORA AWARD dan tiga tokoh bangsa yang diuraikan mas adit bikin wooowww yaitu Bapak Habibie dengan speech nya yang super, Bapak Yusuf Kala dengan quick decision yang super, dan Ibu Sri Mulyani dengan kepandaian IQ 11 12 dengan Bill Gates yang super. Dari talk show tersebut, lagi-lagi aku beruntung mendapatkan oleh-oleh hiasan kulkas berbentuk sepatu khas Belanda dari Mas Adit karena berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan. Simple sih pertanyaannya yaitu pusat pemerintahan Belanda, dan bergegaslah diriku mengacungkan jari dan dengan confident menjawab DenHaag.. Alhamdulillah dapet kenang-kenangan.. Beliau sebelumnya berkata, “saya harap yang mendapatkan ini bisa ke Belanda”.. Aamiin Yaa Raabb ^_^

Original shoes from Holland

Tepat jam 5 sore acara ditutup dan aku pun tak melewatkan sesi berfoto bersama pembicara. After that, I really appreciate to buy mas Iwan’s book. Aku pun meminta tanda tangannya dan berfoto bersama. Beliau berpesan “Berlayar terus Berlayar!!!” 

9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan


Ira, Annisa,  and I with Mas Iwan Setyawan


Ira, Mas Adit,  Pak Mulyoto, Anggun (me) , and Annisa

Woooowww... Seneng banget deh pokoknya hari senin itu.. Okee guys,, Hopefully God give the way for us to keep moving forward easily... Aamiin.. So, don’t forget to keep reading and writing! :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar